Food Story

Nikmatnya Cita Rasa Mie Aceh Kring-kring di Tebet: Dimasak dari dalam Bus Antik

Hanif ingin menampilkan konsep yang menarik dan unik dalam usaha kulinernya yang dimulai sejak tahun 2018 itu

(Dokumentasi Hanif Cordova)
Suasana kedai Mie Aceh Kring-kring yang menggunakan Bus Mercy 508D Tahun 1984 di Jalan Dr Saharjo, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan pada Senin (21/12/2020). 

Kuliner Kaya Rempah Khas Aceh

Hanif memang menyuguhkan sajian kuliner khas kampung halamannya asal Serambi Mekah.

Mulai dari nasi goreng, mie, martabak dan roti canai. Pilihan minumannya juga khas. Antara lain, kopi saring, teh tarik dan es timun.

Harganya pun cukup terjangkau.

Dalam meracik resep, ia belajar dengan pamannya yang sudah berjualan mie aceh selama 30 tahun.

Akan tetapi, Hanif tidak sepenuhnya meniru resep pamannya. 

"Ada beberapa perbedaan untuk rasanya. Saya menyesuaikan rasa dengan lidah Jakarta. Kalau di Aceh rasa rempahnya lebih kuat," tambahnya.

Hanif berani bermain dengan rempah untuk mengolah masakan khas Aceh. Sekitar 30 jenis bahan dasar digunakan. Antara lain, cengkeh, kapulaga, sereh, jahe dan cabai kering.

Seporsi mie aceh telur rebus yang dimasak dari dalam bus Mercy 508D tahun 1984 pada Senin (21/12/2020).
Seporsi mie aceh telur rebus yang dimasak dari dalam bus Mercy 508D tahun 1984 pada Senin (21/12/2020). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Bagian unik lainnya, bus ini ternyata memiliki klakson berbunyi bel sepeda.

Setiap pesanan datang, pelayan menekan bel itu agar juru masak langsung memasaknya. Kring, kring! 

Sumber: Tribun Jakarta

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved