Warteg Warmo Legendaris Sejak 1969 di Tebet Jakarta Selatan

Di Ibu Kota, jumlah Warung Tegal sangat banyak. Dari sekian banyak Warteg, ada satu warteg yang legendaris.

Editor: Yogi Gustaman
Satrio Sarwo Trengginas
Suasana makan siang di Warteg Warmo, Tebet, Jakarta Selatan Rabu (28/7/2020). 

Menurut Saryoto, ada dua versi asal usul nama Warteg Warmo.

Dulu, ada Warmo itu berasal dari nama salah satu karyawan warteg. Namanya, Darmo. Ayah Saryoto kerap kali menyuruh Darmo.

"Dulu ada karyawan yang namanya Darmo. Kalau ada yang mesen kopi di sini nanti bapak saya menyuruh Darmo "Mo bikinin kopi satu". Karena sering dipanggil dibagian akhirnya saja, orang kenalnya malah jadi Warmo, terus diiyain sama orang-orang," ucapnya.

Warteg Warmo tampak depan
Warteg Warmo tampak depan

Nah, versi yang satu lagi itu berasal dari akronim Warung Mojok. Pencetusnya, kenang Saryoto, adalah penyanyi dangdut, Rhoma Irama yang dikenal dengan sebutan "Bang Haji". 

Kala itu, Rhoma tinggal di kawasan Tebet, Jakarta Timur. Dan jaraknya hanya sepelempar batu dari Warmo.

 "Dulu, bang Haji (Rhoma Irama) suka nongkrong di sini. Dia menyebutnya nongkrong di Warung Mojok (Warmo) karena rumahnya deket. ya paling bangsa 300 meter sampai 500 meter lah," ujarnya.

Belum lama ini nama Warmo beserta logo terpasang di depan kaca warung. Sebelumnya, tanpa memasangnya orang sudah tahu warung Warmo di Tebet.

Menu Andalan

Warteg Warmo menyajikan menu makanan seperti kebanyakan warteg pada umumnya.

Namun, ada satu menu andalan yang khas dan sederhana di Warteg Warmo yang membedakan dengan warteg lainnya.

Sumber: Tribun Jakarta

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved