Mengudap Sego Pecel dengan Balutan Roti Tortilla di Pecel Catchang Burritos

Sego pecel identik dengan wadah piring atau daun pisang yang dibentuk pincuk. Tapi sensasinya beda jika Anda menikmati Pecel Catchang Burritos.

Editor: Yogi Gustaman
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Salah satu menu di Beef Pecel Burrito yang dibuat sendiri oleh Fauzi pada Rabu (15/7/2020). Pecel Catchang Burritos di Pasar Santa, Jakarta Selatan, ini buka setiap Senin sampai Jumat dari pukul 09.00 - 16.30 WIB dan Sabtu 10.00 - 18.00 WIB. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Sego pecel identik dengan wadah piring atau daun pisang yang dibentuk pincuk. 

Pecel Catchang Burritos ini jauh berbeda dengan sego pecel pada umumnya.

Penyajian sego pecel yang satu itu dibalut roti tortilla ala sajian khas Meksiko.

Menyantap pecel burrito merupakan sebuah makanan fusi yang menarik dan layak dicoba!

Arif Fauzi (41), pemilik Pecel Catchang Burritos, pertama kali terjun ke dalam dunia usaha kuliner bermula dari bumbu pecel khas racikan keluarga di Kediri, Jawa Timur.

Sejak 2010, Fauzi dan istri sudah menawarkan bumbu pecel ke lingkup teman-teman kantornya.

Bumbu pecelnya yang dibungkus kantong plastik itu dijual secara kiloan.

Banyak teman kantornya yang menyukai bumbu pecel itu. Mereka suka karena pedas dan manisnya pas di lidah.

Suasana Pecel Catchang Burritos di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (15/7/2020).
Suasana Pecel Catchang Burritos di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (15/7/2020). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Tak jarang, bumbu pecelnya disantap sebagai teman cocolan kerupuk atau gorengan.

Soalnya, tanpa harus diencerkan, bumbu pecel langsung dicocol pun terasa nikmat.

Apalagi, cerita Fauzi, saat menjelang Puasa permintaan bumbu pecel dari teman-teman kantornya meningkat.

"Bulan puasa kuantitasnya jauh lebih banyak yang pesan. Buat sahur dan berbuka puasa," ungkap pria yang sempat bekerja di sebuah perusahaan media online itu kepada TribunJakarta.com pada Kamis (16/5/2020).

Lambat laun, Fauzi memutuskan menekuni dunia kuliner bermodalkan bumbu pecelnya itu.

Pada Mei 2019, ia mulai membuat nama dagang Sambel Pecel Catchang Khas Kediri.

Dari sekadar lingkup kantor, Fauzi memulai memasukkan dagangannya di pasar daring.

Menu Beef Pecel Burrito yang dibuat sendiri oleh Fauzi pada Rabu (15/7/2020).
Menu Beef Pecel Burrito yang dibuat sendiri oleh Fauzi pada Rabu (15/7/2020). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Setelah itu makin banyak orang yang memesan bumbu pecel.

"Selama 6 bulan semenjak memakai nama brand Pecel Catchang, sudah 200 kg pecel terjual."

"Ada yang beli dari Slawi, Tegal, Semarang dan ke Bandung juga pernah," jelasnya.

Konsep Burritos

Ia kembali terbesit untuk membuat usaha kuliner dengan bumbu pecel yang sudah diakui rasanya.

Namun, kalau hanya sekadar nasi pecel saja, itu sudah biasa.

Sudah banyak orang yang menjual nasi pecel. Kebanyakan, orang lebih mengenal nasi pecel khas Madiun.

Fauzi ingin membuat usaha yang berbeda akan tetapi menarik dengan bumbu pecelnya.

"Saya mau bikin kemasan yang praktis dan rasanya beda," katanya.

Konsep nasi pecel dibungkus kulit roti sudah terngiang-ngiang di dalam benaknya.

 Nasi Uduk Gondangdia Sejak 1993: Kuliner Legendaris Betawi Berbentuk Kerucut Racikan Orang Minang

 Bisnis Kuliner Milik Bek Persija Terdampak Covid-19, Putar Otak Agar Tidak Bangkrut

 Yuk Intip Resep Ketupat Sayur dengan Kuah Gurih, Kuliner Khas Lebaran

Menu Beef Pecel Burrito yang dibuat sendiri oleh Fauzi pada Rabu (15/7/2020).
Menu Beef Pecel Burrito yang dibuat sendiri oleh Fauzi pada Rabu (15/7/2020). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Namun, Fauzi mengaku belum mengetahui sebutan yang pas untuk nasi pecel berbungkus roti itu.

Ia sempat memikirkan nama kebab, akan tetapi nama itu sudah sering digunakan banyak orang.

Fauzi kemudian mencari-cari nama yang sesuai. Akhirnya, ketemulah dengan nama Burritos.

"Kalau kebab orang familiarnya daging sama sayur. Setelah saya bikin Burritos ternyata ada juga nasi ala burritos (yang dibungkus kulit tortilla). Nah, saya nama burritos kemasannya aja, cuman isiannya pecel," jelasnya.

Fauzi kemudian membuat nama usaha kuliner Pecel Catchang Burritos.

Tidak hanya menjual burritos, ia turut menjual bumbu pecelnya saja.

Dari ukuran 250 gr sampai 1000 gram. Ia juga menjual kebab dengan isian daging, ayam dan telur tanpa bumbu pecel

Sekitar bulan Juli 2019, ia memulai pertama kali menjual di kawasan Jalan Wolter Monginsidi, Petogogan, Jakarta Selatan.

Karena terbilang sepi, Fauzi akhirnya pindah ke Pasar Santa, Lantai 1 Food Court A. Lo1 CKS 11, Jalan Cipaku 1 Nomor 1 RT 005 RW 004 Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sambal Pecel Catchang khas Kediri produk Fauzi, pemilik Pecel Catchang Burritos.
Sambal Pecel Catchang khas Kediri produk Fauzi, pemilik Pecel Catchang Burritos. (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Menyantap Nasi Pecel Burrito

Pecel Burritos racikan Fauzi terdiri dari empat varian sayuran yaitu selada, potongan timun, wortel, dan kacang panjang.

Pilihan sayuran memang tidak sebanyak nasi pecel pada umumnya.

Ia beralasan empat sayuran yang dipilihnya lebih tahan lama.

Layaknya burritos, Fauzi juga menyediakan pilihan isi daging sapi, ayam, atau telur.

Kala meraciknya, ia melumuri bagian dalam roti tortilla dengan bumbu pecel sebanyak dua kali agar rasanya kian meresap.

Setelah itu dipanggang di atas wajan yang sudah diolesi mentega.

Menu beef pecel burrito patut dicoba. Roti tortilla yang bertekstur lembut dan garing berpadu dengan isiannya terasa nikmat.

Rasa manis dan pedas bumbu pecel yang berada di dalamnya begitu terasa.

Menyantap nasi pecel ibarat sepotong roti. Setiap gigitan hanya perlu menggenggamnya. Cukup praktis.

Daftar menu Pecel Catchang Burritos di Pasar Santa, Jakarta Selatan. Buka setiap Senin sampai Jumat dari pukul 09.00 - 16.30 WIB dan Sabtu 10.00 - 18.00 WIB.
Daftar menu Pecel Catchang Burritos di Pasar Santa, Jakarta Selatan. Buka setiap Senin sampai Jumat dari pukul 09.00 - 16.30 WIB dan Sabtu 10.00 - 18.00 WIB. (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Menandaskan satu burrito pun sudah cukup "nendang" alias bikin kenyang.

Pecel Catchang Burritos di Pasar Santa buka setiap Senin sampai Jumat dari pukul 09.00 - 16.30 dan Sabtu 10.00 - 18.00.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved