Lezatnya Masakan di Kikugawa, Restoran Jepang Pertama di Jakarta: Favorit Istri Presiden Soekarno

Restoran Kikugawa menjadi restoran Jepang tertua di Jakarta yang berdiri sejak tahun 1969.

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana Restoran Legendaris Kikugawa di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (21/1/2020). 

Nama Bengawan Solo diambil dari kecintaan Kikuchi dengan lagu populer berjudul serupa karya Gesang. Saat itu, lagu tersebut banyak memikat hati orang-orang Jepang di tanah air.

Restoran Bengawan Solo mengakomodasi makanan untuk para diplomat dan mahasiswa Indonesia dengan cita rasa khas tanah air.

"Suatu saat pihak pemerintah di era kepemimpinan Ali Sadikin datang ke restoran itu. Dia (Ali) menawarkan ke Ibu Amelia untuk membuat usaha restoran di Indonesia," katanya.

Pasalnya, banyak investor asal Jepang yang mulai berdatangan ke Indonesia sekitar tahun 1960-an.

Yoanita menjelaskan hal itu menjadi salah satu pendorong Amelia untuk mendirikan restoran asal Jepang di Jakarta.

"Akhirnya mereka kembali pulang ke Jakarta. Di sana membangun restoran Kikugawa di sekitar kawasan Cikini. Mereka merekrut orang-orang sekitar sana untuk diajarkan memasak oleh koki dari Jepang," sambungnya.

Di tanah air, mereka membuat restoran bernama Kikugawa. Kiku diambil dari nama Bunga Krisan atau bisa juga berarti kepemilikan.

Sedangkan Kawa atau Gawa berarti sungai.

"Artinya sungai yang mengalir di bawah bunga krisan. Filosofinya, satu karena yang di Jepang bernama Bengawan Solo. Yang kedua supaya bisnisnya mengalir seperti di sungai," ungkapnya.

Kini, kedua pendiri restoran Kikugawa telah tutup usia. Restoran legendaris tersebut pun diteruskan oleh generasi kedua mereka, anaknya yang ketiga.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Yogi Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved