Bumbu Rahasia Terselip di Nikmatnya Ayam Goreng JLS Pollo, Perpaduan Cinta Dua Negara

Ayam goreng Jakarta Love Story atau JLS Pollo mencuri perhatian pemburu kuliner di Jakarta. Terselip resep rahasia di baliknya.

Editor: Yogi Gustaman
Dok Pribadi David Jimenez
David Jimenez dan istrinya, Murlia, memperlihatkan kios ayam goreng JLS Pollo di Kemayoran, Jakarta Pusat. 

"Dulu masih sepi, semenjak diliput langsung banyak yang datang. Pesanan daring pun saya tutup karena dalam waktu sejam sudah banyak sekali," ungkapnya kepada TribunJakarta.com.

Bahkan, para food vlogger terus bergantian mendatangi tempatnya demi mencicipi ayam Betawi rasa Spanyol itu.

Berawal dari Kisah Asmara Lintas Negara

David mungkin tak sesukses sekarang jika tanpa kehadiran sosok Murlia (28) dalam hidupnya.

Melalui perjalanan panjang asmara lintas negara, terciptalah JLS Pollo yang bertempat di Jakarta Tentram Sejahtera, Pusat Kuliner Kemayoran, Jakarta Pusat.

Ia ingin sekaligus menularkan rasa ayam khas Spanyol yang unik dan baru ke lidah warga Jakarta.

Di sebuah cafe di kawasan Kayu Putih, Jakarta Timur, David dan Murlia tengah duduk sembari menikmati es kopi susu.

Pria dengan model rambut spike asal Spanyol tersebut terlihat antusias menceritakan perjalanan hidupnya hingga bisa membangun usaha ayam khas Spanyol kepada TribunJakarta.com.

Kisah itu bermula pada tahun 2013, saat David berkenalan dengan Murlia melalui aplikasi Daboo sewaktu ia berlibur ke sejumlah tempat di Indonesia.

Dari sana, hubungannya tak putus dengan Murlia bahkan berlanjut meski David telah pulang ke Irlandia, tempat di mana ia bekerja.

Pada tahun 2014, David datang ke Jakarta untuk menemui Murlia.

Ia pun menjalin asmara selama empat tahun bersama hingga menikah di penghujung tahun 2017.

Jadi Guru Bahasa Spanyol di Malaysia

Sebelum menikah, pria asal Barcelona, Spanyol, itu sempat mencari pekerjaan di Jakarta.

Namun, tak ada lowongan untuk warga negara asing yang tinggal di sini.

Jarak yang terlampau jauh antara Dublin dan Jakarta membuat David harus pindah kerja agar lebih dekat dengan Murlia.

Ia pun mencoba untuk bekerja sebagai guru bahasa Spanyol di Jakarta.

"Sebelumnya, saya kursus dulu selama satu setengah tahun di Dublin untuk mendapatkan sertifikat pengajar," bebernya pada Selasa (31/12/2019).

Kendati telah mendapatkan sertifikat, David belum bisa bekerja di Jakarta sebagai pengajar bahasa Spanyol.

Ia malah mendapatkan lowongan pekerjaan sebagai pengajar di Kuala Lumpur, Malaysia.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved